SROCKS Satukan Rocker Jatim Di Hari Sumpah Pemuda

0
17
advertorial

Beritahu – Beberapa komunitas pecinta musik rock berkumpul dan bernyanyi bersama, serta mendeklarasikan diri bergabung dalam forum SROCKS (Seduluran Rock Salawase) di Take Five Sports Bar and Lounge dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan menyatukan pemuda Jawa Timur dalam bingkai musik cadas. Minggu (28/10/2018).

Ada 28 vokalis dan 10 band tampil dalam acara ini, diantaranya Shadow, Legend, D’Crow, Black Jack, Mushroom, Naughty Old Boys, Metalion, Soundhardnes, Deva Rock, Rushtic, serta band lawas tahun 1980an Grass Rock didapuk menjadi bintang tamu.

Pipit Fitriansyah selaku Ketua pelaksana acara menjelaskan bahwa SROCKS menjadi wadah komunikasi antara musisi senior dengan yunior agar jarak antara mereka tidak makin melebar. Karena sudah sejak lama wacana Surabaya menjadi barometer rock Indonesia didengungkan kembali. Menggunakan metode Piping System untuk mengalirkan talenta rocker Jawa Timur  dengan semangat Seduluran (Bersaudara) diharapkan wacana tersebut dapat terealisasi.

“Jadi SROCKS ini seperti piping system jadi seperti pipa, sumber banyak tapi kalau tidak dialirkan dalam bentuk perpipaan ini, komunikasi tidak akan bagus sehingga kita mencoba SROCKS ini forum komunikasi ini piping system. Ada informasi kita salurkan dengan satu yang bener. Dan momentum bersatunya para pemuda untuk memperjuangkan kemerdekaan RI pada waktu dulu. Nah kita mencoba SROCKS ini memperjuangkan persatuan untuk teman-teman musisi di Surabaya pada khususnya”, urai Pipit.

Sedangkan GRASS ROCK yang ditunjuk sebagai bintang tamu dalam acara ini bukanlah tanpa alasan. Band cadas berusia 33 tahun tersebut seperti telah menembus batas jaman, sehingga kebangkitan mereka di dunia musik Indonesia layak diapresasi.

“Jadi menembus batas waktu 33 tahun, ini sesuatu yang tidak bisa dianggap enteng dan diremehkan. Kebangkitan sumpah pemuda, jadi temanya pemuda tahun inikan, bangun Pemuda Satukan Indonesia. GRASS ROCK ini sudah melampaui batas waktu itu. Saya pikir ini sebagai simbolis untuk mempersatukan kita semua”, tambah Pipit Fitriansyah.

GRASS ROCK menyambut baik acara peringatan sumpah pemuda untuk menyatukan musisi rock Jawa Timur dalam bingkai rasa persaudaraan. Sehingga kehadiran mereka di belantika musik Indonesia sejak tahun 2000 dapat diterima  semua kalangan khususnya generasi milenial. Karena sepeninggal Dayan sebagai vokalis, band asal Surabaya tersebut menggandeng vokalis muda sebagai wujud menyatukan musisi yunior dengan senior.

“Event ini sih mudah-mudahan buat kami bisa mengenalkan lagi buat yang belum kenal, ada satu grup yang cukup lama dari Surabaya bisa mereka tahu”, kata Gitaris GRASS ROCK Edi Kemput.

Selain mengumpulkan puluhan musisi rock berbagai genre, peringatan sumpah pemuda yang dihadiri 200 orang ini juga diwarnai aksi lelang gitar dan pengumpulan dana sebagai bentuk solidaritas rocker Surabaya dan Jawa Timur untuk memberikan bantuan kepada korban gempa dan tsunami di Palu. (NE)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here