Pahami Proses Penuaan Kulit Dan Cara Memperlambatnya

0
53
advertorial

Beritahu – Kulit merupakan organ yang penting pada tubuh kita. Kulit berfungsi untuk melindungi tubuh dari panas, dingin, kuman ataupun bahan lain yang berbahaya bagi tubuh.

Kulit juga berfungsi untuk merasakan sesuatu, apakah suatu benda itu panas, dingin, kasar atau halus. Sayangnya, pada proses penuaan, semua fungsi kulit ini akan menurun. Semua orang pasti akan mengalami proses penuaan kulit.

Proses penuaan kulit secara alami pasti akan terjadi dan tidak dapat dihentikan. Seiring dengan bertambahnya usia, gejala penuaan kulit akan tampak, terutama bila sering terpapar oleh sinar matahari atau faktor yang lain.

Skin aging atau penuaan kulit merupakan kejadiaan penurunan fungsi kulit akibat proses penuaan. Gejala klinis yang timbul pada penuaan kulit berupa kulit menipis, kerut/ keriput halus hingga dalam dan kasar, kulit kering, bercak hitam atau bercak putih, bintik- bintik, pembuluh darah kulit yang lebih tampak, atau bahkan dapat timbul rasa gatal tanpa timbul gejala pada kulit.

Kulit wajah sebagai area yang paling terpapar dengan sinar matahari, merupakan area yang paling rentan terjadi proses penuaan. Proses penuaan kulit merupakan interaksi antara faktor endogen (dari dalam) dan faktor eksogen (dari luar). Peran faktor dari dalam dapat dilihat pada kulit yang tidak terpapar sinar matahari secara langsung. Sedangkan faktor dari luar yang berperan dapat berupa paparan sinar matahari kronis, polusi udara, rokok, alkohol, stres dan nutrisi yang tidak tepat.

Perubahan akibat faktor dari luar ini dapat terjadi bahkan sebelum terjadinya proses penuaan yang alami. Gaya hidup memegang peran penting dalam timbulnya penuaan kulit dini. Penggunaan alkohol dan merokok akan mempermudah timbulnya radikal bebas di dalam tubuh sehingga proses penuaan akan terjadi lebih cepat.

Kandungan nikotin dalam rokok juga akan menyebabkan penyempitan pembuluh darah sehingga nutrisi kulit akan berkurang. Tidak kita bisa disangkal bahwa makanan yang kita makan sehari-hari sangat berperan pada timbulnya penuaan kulit. Beberapa makanan yang berdampak mempercepat penuaan kulit diantaranya adalah kerang mentah yang biasanya membawa bakteri yang berbahaya bagi tubuh, tetapi akan hilang bila dimasak dengan sempurna.

Makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi seperti makanan cepat saji juga tidak baik, karena seringkali digoreng dengan minyak yang digunakan berulang-ulang. Selain itu makanan yang mengandung lemak trans (seperti margarin, roti) serta lemak sintetis (yang sering digunakan  pada makanan ringan / keripik) dapat mengikat dan melarutkan vitamin A, D, E, K serta antioksidan dalam tubuh yang penting untuk mencegah penuaan dini.

Bagaimana dengan minuman yang kita konsumsi? Ternyata beberapa jenis minuman juga berperan pada proses penuaan kulit, seperti minuman bersoda yang mengandung banyak gula, pemanis buatan, perasa buatan, bahan pewarna dan kafein. Minum minuman bersoda berlebihan akan mengakibatkan elastisitas kulit berkurang sehingga kulit akan tampak kendor dan berkerut.

Dan yang paling berdampak bagi penuaan adalah alkohol, yang dapat merusak fungsi hati sehingga tubuh tidak dapat melawan radikal bebas dan proses penuaan, sehingga penuaan kulit akan timbul lebih awal.

Tetap muda selamanya adalah hal yang mustahil, tetapi proses penuaan ini dapat diperlambat dengan menjalani gaya hidup yang sehat. Beberapa usaha yang dapat dilakukan untuk memperlambat penuaan kulit diantaranya dengan menghindari paparan matahari pada saat kadar ultraviolet tinggi, yaitu sekitar pukul 10 pagi hingga 4 sore serta dengan penggunaan tabir surya.

Tabir surya sebaiknya digunakan sekitar 30 menit sebelum terpapar matahari, dan diulang setelah 2-4 jam pemakaian. Selain itu, konsumsi cairan yang cukup (sekitar 2 liter perhari) akan membantu menjaga kelembaban kulit, terutama saat beraktivitas yang berkeringat, olahraga atau saat cuaca panas, karena kekurangan cairan dapat menyebabkan kulit kering dan bersisik, yang lama-lama akan menimbulkan kerutan/ keriput pada kulit.

Olahraga dan tidur yang cukup juga diperlukan untuk menjaga aliran darah yang baik di seluruh tubuh, sehingga kulit akan mendapatkan nutrisi yang cukup. Selain itu, gaya hidup dalam mengkonsumsi makanan sehat juga dapat membantu memperlambat proses penuaan kulit.

Makanan yang banyak mengandung antioksidan dan asam lemak omega-3, serta vitamin seperti buah-buahan, sayur, ikan baik untuk tubuh kita. Seperti buah beri yang mengandung flavonoid, suatu antioksidan yang dapat melawan radikal bebas sehingga dapat mencegah proses penuaan. Buah melon, semangka mengandung banyak air serta vitamin sehingga baik untuk rehidrasi kulit (pencegahan kulit kering).

Sayur-sayuran seperti kubis, brokoli, kembang kol, kangkung, wortel, ubi jalar mengandung vitamin A dan C yang baik untuk kulit. Buah dan sayur ungu seperti terong, anggur ungu mengandung flavonoid, suatu antioksidan yang menjaga kulit dari paparan ultraviolet serta menjaga kekenyalan kulit. Tomat, semangka, jeruk, delima mengandung lycopene yang dapat melawan radikal bebas.

Jenis kacang-kacangan, seperti mente, kenari, almond, mengandung lemak tak jenuh (fitosterol), vitamin dan mineral yang berfungsi pada pencegahan penuaan. Perlindungan terhadap sinar matahari sebagai faktor eksogen terbesar timbulnya penuaan kulit dapat tercapai dengan penggunaan tabir surya.

Tabir surya tidak hanya berbentuk lotion, krim atau gel, tetapi beberapa jenis makanan juga berfungsi sebagai ‘tabir surya’ alami (pelindung terhadap matahari). Diantaranya adalah teh hijau, yang kaya akan polifenol, vitamin C dan E sebagai anti oksidan. Air kelapa dapat berfungsi menjaga keseimbangan cairan serta suhu dalam tubuh, dapat mencegah iritasi kulit akibat sinar matahari.

Brokoli mengandung serat, zat besi, vitamin dan mineral yang baik untuk perlindungan kanker kulit. Tomat, serta buah dan sayur berwarna oranye, seperti wortel, bayam, juga mempunyai daya proteksi terhadap sinar matahari. Selain itu, coklat dapat memperlancar aliran darah serta sebagai pelindung (anti radang) akibar sengatan matahari.

Kesimpulan

Skin aging pasti akan terjadi pada semua manusia. Proses ini tidak dapat dicegah, tetapi dapat diperlambat dengan penerapan gaya hidup yang sehat. Seperti olah raga dan istirahat yang cukup, menghindari paparan ultraviolet yang berlebihan, penggunaan tabir surya serta konsumsi makanan dan minuman yang sehat.

Artikel ditulis oleh :
Dr. Trisniartami Setyaningrum, SpKK, FINSDV, FAADV
Klinik Surabaya Skin Centre
Jln. Prof. Dr. Moestopo No. 175 Surabaya
031 – 599 9595
0822 4777 9595 (WA ONLY)

Disclaimer : Seluruh isi tulisan tanggung jawab penulis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here