Mentan Yakin Indonesia Mampu Ekspor Kambing Dan Domba

0
12
advertorial

Beritahu – Menteri Pertanian Amran Sulaiman, optimis Indonesia dalam 5 tahun kedepan mampu mengekspor kambing dan domba hasil inseminasi buatan seperti yang dikembangkan provinsi Jatim, untuk menguasai pasar negara tetangga.

“Kalau bisa seperti Jawa Timur, katakanlah 5 tahun kedepan itu 5 tahun kedepan selesai. Dengan catatan program IB (Inseminasi Buatan) ini dilanjutkan, dan yang terpenting kita menjadikan Jawa Timur provinsi lain dijadikan Jawa Timur berikutnya”, kata Mentan setelah menghadiri acara Rapat Evaluasi Upsus Siwab 2019 di Hotel Mercure Surabaya. Kamis (10/10/2019).

Amran menjelaskan, kemampuan Indonesia mengekspor kambing dan domba ke negara tetangga, karena jumlah populasinya sebanyak 35 juta ekor. Namun tinggal infrastrukturnya untuk mewujudkan itu semua.

“35 juta ekor domba dan kambing kita, kemudian permintaan dari Eropa, permintaan dari negara-negara Arab itu tinggi. Jadi potensi dalam waktu dekat yang mampu membuat kejutan adalah kambing dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat”, tambah Amran saat didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Surplus populasi kambing dan domba di pulau Jawa, mampu meningkatkan nilai ekspor di bidang peternakan. Sehingga peternak mampu menghasilkan pendapatan Dua kali lipat, karena negara tetangga seperti Malaysia tidak perlu mengimpor kambing dan domba dari Australia, tapi langsung bisa mendapatkannya dari Indonesia.

“Kalau kita ekspor Satu juta kan luar biasa, dan pendapatan tani meningkat dua kali lipat. Harga lebih mahal kalau diekspor. Karena kami yang memulai kemarin, dulu Malaysia negara tetangga mengambil dari Australia, sekarang langsung dari Indonesia. Kemudian Dubai bahkan naik pesawat masih visible tapi dagingnya”, tutur Mentan. (bi1)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here