Mengenal Tanda Lahir Dan Cara Menanganinya

0
113
advertorial

Beritahu – Apa itu Port-Wine Stains (PWS)? PWS merupakan tanda lahir atau toh,berupa bercak berwarna merah keunguan yang dapat muncul di permukaan kulit lokasi tubuh manapun, namun yang tersering area kepala dan leher.

Dalam bahasa medis PWS juga disebut dengan malformasi kapiler karena kelainannya terjadi pada pembuluh darah kapiler atau pembuluh darah terkecil, dimana pembuluh darah ini melebar, menebal dan jumlahnya bertambah terus- menerus dengan semakin bertambahnya usia.

Apa penyebab munculnya PWS?

Sampai saat ini penyebab munculnya PWS belum diketahui. PWS muncul sejak lahir namun tidak diturunkan dari orang tua, muncul sekitar 3 dari 1000 bayi dan cenderung sama antara jenis kelamin pria ataupun wanita. PWS tidak menular dan tidak bersifat ganas.

Apa gejala PWS?

PWS muncul sejak lahir atau terkadang baru terlihat beberapa hari setelah lahir, berupa bercak datar di kulit berwarna merah terang. Bercak tidak terasa nyeri atau gatal. Seiring bertambahnya usia, bercak ini makin lama makin berwarna gelap disertai dengan penebalan bercak tersebut.

Sekitar 80% kasus PWS muncul di area kepala dan leher. PWS yang muncul didaerah wajah khususnya wajah bagian atas (sekitar dahihingga daerah mata) sering berhubungan dengan sindroma Sturge-Weber, yaitu suatu sindroma yang terdapat gangguan pada mata dan saraf pada otak. Sehingga pada kasus ini diperlukan pemeriksaan yang lebih mendalam.

Bagaimana cara mendiagnosis PWS?

PWS seringnya didiagnosis dari riwayat munculnya dan pemeriksaan dokter. Pada kasus yang meragukan dapat dilakukan biopsi kulit (pengambilan sedikit jaringan kulit) untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium.

Bagaimana pengobatan PWS?

Pada umumnya PWS tidak berbahaya, namun karena tampilannya dapat menyebabkan masalah pada emosi dan sosial, sehingga dibutuhkan konseling pada kasus ini. Pengobatan PWS seringnya atas indikasi “kosmetik” atau ingin memperbaiki tampilan.

Pilihan utama terapi PWS saat ini adalah dengan metode laser, dimana laser yang digunakan adalah pulsed-dye laser. Metode ini dapat menghancurkan pembuluh darah pada PWS tersebut tanpa merusak struktur atau jaringan kulit disekitar, sehingga PWS dapat berkurang atau hilang tanpa menyebabkan bekas yang nyata pada kulit yang diterapi laser.

Semakin dini usia saat diterapi, semakin baik hasilnya. Karena pada usia muda pembuluh darah masih kecil, tipis dan berjumlah sedikit sehingga respon terapi laser terhadap PWS lebih baik. Namun yang perlu diketahui adalah metode laser ini memerlukan lebih dari 1 kali sesi terapi, dengan interval antar terapi sekitar 4 minggu.

Pada usia tua dimana PWS sudah terjadi penebalan dan respon terhadap laser kurang, diperlukan pembedahan untuk mengangkat jaringan yang menebal dan berwarna gelap akibat PWS.

Apakah PWS dapat dicegah?

Kelainan pembuluh darah ini secara ilmu kedokteran belum ada penelitian yang bisa menemukan cara penceganhanya. Jadi masih dengan laser tersebut untuk penanganan yang efektif.

Artikel ini ditulis oleh :
Dr. Bagus Haryo Kusumaputra, SpKK
Klinik Surabaya Skin Centre
Jln. Prod. Dr. Moestopo No. 175 Surabaya
031 – 599 9595
0822 4777 9595

Disclaimer : Seluruh isi tulisan tanggung jawab penulis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here