Kunto Hartono Ajak Arkarna Untuk Pecahkan Rekor Dunia

0
21
advertorial




kuntoKunto Hartono di Lapangan Kuto Besak Palembang yang menjadi lokasi pemecahan rekor Dunia pemain drum terlama. Photo : Dok

Surabayastyle – Kurang dari Sebulan lebih memenuhi keinginan menjadi penggebuk drum terlama di Dunia, yang dilaksanakan di Palembang dan mencatatkan dirinya di Guiness World Records untuk ketiga kalinya. Kunto Hartono melakukan beragam persiapan fisik dan teknis.

Diantaranya dengan mengirimkan perlengkapan dan Drum yang setia menemani karir Kunto ke Bumi Wong Kito secara estafet.

“Drum sudah Saya kirim ke Palembang pada hari Jum’at minggu lalu (8/4/2016) dan rencananya akan ditempatkan di Griya Agung sekaligus memenuhi janji Saya sebelumnya untuk mengajarkan Drum kepada Gubernur Alex Noerdin sesuai permintaan Beliau,” ujar Drummer Gondrong Beruban ini.

Dalam pemecahan rekor Dunia ini, Kunto dibantu dengan berbagai pihak untuk melancarkan aksinya bermain drum selama 145 Jam.

“Minus One Drum sebanyak 100 lagu lebih, saat ini sedang dikerjakan oleh Debby Hermawan (Gitaris Cacak Band). Minus One Drum untuk rekor dunia kali ini dibuat dalam beberapa versi dimana nantinya jika ada Bassist, Gitarist maupun Vocalist bisa Jam Session dengan Saya tanpa harus dengan Full Band. Meskipun teman-teman dari “234 SC” di Palembang sudah menyiapkan ratusan Band sebagai pengisi acaranya”, jelas Kunto.

“Sejak hari Senin kemarin, setiap pagi dan sore Saya melakukan Jogging di Lapangan Kodam V Brawijaya yang kebetulan sangat dekat dari rumah,” imbuh ‘Drummer Sakti’ ini.

Ada yang cukup menarik dari event rekor dunia kali ini, selain kesediaan Gubernur Alex  Noerdin yang akan menemani Kunto setiap malam selama pemecahan rekor dunia berlangsung, band Arkarna juga turut bergabung untuk meramaikan acara tersebut.

“Selain melibatkan kesenian Sriwijaya dan kesenian dari seluruh Indonesia. Arkarna, salah satu Band papan atas dari Inggris menyatakan kesediaannya untuk menjadi Band yang akan tampil di pembukaan rekor dunia dan akan berkolaborasi dengan Mas Kunto,” ujar Kiki Fanani, Executive Producer DSC di event rekor dunia ini.

“Kami masih berkoordinasi dengan Bu Irene Camelyn Sinaga (Kepala Dinas Pariwisata Propinsi Sumatera Selatan) dan PemKot Palembang terkait event rekor dunia ini. Mungkin Bu Irene masih sibuk dengan agenda event ‘International Musi Triboatton 2016’ yang digelar mulai 11 – 14 April 2016 di Sungai Musi,” imbuh Kiki Fanani.

Agenda event rekor dunia “The Longest Marathon 145 Hours Guinness World Records By Kunto Hartono” dengan mengambil Tagar #NgeDrum145JamPalembang atau #Drumming145HoursSouthSumatera ini sedianya akan digelar di lapangan Benteng Kuto Besak (BKB) tanggal 27 Mei – 2 Juni 2016 dalam rangka HUT Kota Palembang ke-1333. (KUN/NE)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here