Khofifah Apresiasi Aksi Heroik Polisi Penyelamat Korban Banjir Ngawi

0
104
advertorial

Beritahu – Aksi heroik Aiptu Sujadi anggota polres Satlantas Polres Kediri ketika menyelamatkan sebuah keluarga korban banjir di Ngawi, yang videonya sempat viral beberapa hari lalu. Mendapatkan apreasi dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Jumat (15/03/2019).

Khofifah berharap apresiasi berupa piagam penghargaan atas kepeduliannya menyelamatkan korban banjir di tol Ngawi – Kertosono KM – 585, yang diberikan kepada Aiptu Sujadi dan keluarga. Dapat memberikan contoh baik untuk warga Jatim  agar tetap peduli dan menolong ketika ada orang lain yang mendapatkan musibah.

“Jadi keteladanan itu sangat sesuatu, sangat bermakna, kerelawanan juga sangat sesuatu  sangat bermakna. Seorang Sujadi Ibu dan Putranya telah memberikan referensi keteladanan kerelawanan sosial yang menurut saya hari ini harus terus kita kuatkan”, kata Khofifah.

Gubernur Jatim Perempuan pertama ini juga mengapresiasi Noah Nayotama putra dari Sujadi yang memperlambat laju mobilnya di tol Ngawi – Kertosono, saat melihat sebuah keluarga  harus berjuang hidup melintasi banjir, supaya  ayahnya bisa menolong mereka. Dan diharapkan apa yang dilakukan Noah bisa menjadi referensi positif bagi generasi milenial lainnya untuk membangun Jatim lebih baik lagi kedepannya.

“Terutama kapada ananda beliau kelas 2 SMA, saya rasa ini akan menjadi top referal bagi teman – teman seusia SMP – SMA yang dalam salah Satu ciri milenial itu antara lain kerelawanan yang kuat. Dan ini akan menjadi bagian dari bangunan Jawa Timur guyub rukun”, tambah mantan Menteri Sosial tersebut.

Aiptu Sujadi sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan Gubernur Jatim kepada dirinya dan keluarganya. Namun Dia sebenarnya tidak mengharapakan imbalan apapun ketika menolong korban banjir beberapa waktu lalu, hal tersebut murni dilakukannya atas dasar kemanusiaan dan kewajibannya sebagai polisi yang harus siap membantu dan mengayomi masyarakat.

“Apa yang kita lakukan harus dilakukan semua orang, dalam arti kita harus saling peduli saling membantu, dimana saya juga seorang anggota polisi yang tugas pokoknya sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat, saya pun harus hadir di tengah – tengah masyarakat yang membutuhkan kita”, kata Apitu Sujadi.

Anggota Satlantas Polres Kediri ini juga  menceritakan secara singkat kesulitannya saat menolong keluarga  tersebut, yakni harus membuat ruang buat si perempuan, dengan cara meminta bantuan suaminya untuk mengangkat kawat berduri dan dirinya menginjak kawat bagian bawah, padahal saat itu kedalaman banjir bisa membuatnya celaka.

“Itu semua daratan sudah ketutup air, memang kedalamannya tidak rata, ada yang dalam ada yang dangkal, kalau memang yang dipinggir kawat itu memang agak dangkal, kalau saya berdiri juga tenggelam itu”, katanya sambil tersenyum kepada jurnalis yang mewancarainya. (bi1)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here