IJTI Korda Surabaya Benteng Terakhir Melawan Peredaran Hoax

0
38
advertorial

Beritahu – Sebagai benteng terakhir dalam menanggulangi peredaran hoax di media sosial yang dilakukan netizen. Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Surabaya, akan memaksimalkan penggunaan teknologi android untuk membuat berita video kepada jurnalis televisi.

Ketua IJTI Korda Surabaya Lukman Rozaq menjelaskan, era revolusi industri 4 0 yang dicanangkan pemerintah Indonesia, tak bisa dipungkiri membawa dampak positif dan negatif dalam peredaran informasi. Tapi seiring waktu ditemukan peredaran informasi hoax secara masif. Sehingga IJTI Korda Surabaya berinisiatif meningkatkan kualitas jurnalis televisi untuk menguasai teknologi informasi, dalam membuat produk jurnalistik dan menyajikan berita sesuai fakta.

“Kita ingin jurnalis televisi di Surabaya lebih melek teknologi, lebih paham digital”, kata Lukman Rozaq selepas pembukaan acara talkshow interaktif bertema Inovasi Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 di gedung Siola Jalan Tunjungan Surabaya. Sabtu (21/09/2019).

Gempuran penyebaran hoax melalui media sosial di era revolusi industri 4.0. Menjadi tantangan besar bagi jurnalis televisi sebagai benteng terakhir dalam membuat produk jurnalistik, agar masyarakat mendapatkan berita yang benar dan sesuai fakta dari sebuah peristiwa.

“Oleh karena itu IJTI hadir sebagai benteng untuk membendung gempuran-gempuran berita bohong dan sebagainya itu, lewat profesi jurnalis televisi”, tambah Lukman.

Peredaran informasi yang disebar oleh netizen yang akurasinya diragukan, seringkali dijadikan rujukan jurnalis dalam membuat berita, tanpa adanya proses verifikasi serta cek dan ricek. Dengan pembekalan melek teknologi, dihadapkan kedepannya jurnalis televisi tidak kalah lagi oleh netizen dalam menyajikan pemberitaan.

“Kalau jurnalis tidak melek media (sosial), tidak melek digital, yah kita akan tertinggal”, ucap Lukman yang aktif sebagai kontributor Trans 7 tersebut.

Sebagai gambaran, 10 tahun lalu pembuatan berita televisi tidak semudah jaman sekarang. Kedepannya IJTI Korda Surabaya akan memberikan pelatihan memproduksi berita menggunakan gawai kepada anggotanya, supaya bisa bersaing dengan pemberitaan dari netizen.

‘Kamera dulu kan besar, kemudian berevolusi menjadi lebih kecil lebih kecilkecil,  hingga saat ini handphone pun bisa dibikin syuting ambil gambar yang kualitasnya tidak kalah bagus dengan kamera profesional. Jadi kedepan mungkin kita akan melakukan pengambilan gambar lewat android, lewat gadget, memanfaatkan gadget untuk memproduksi berita”, pungkas Lukman. (bi1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here