Gus Ipul : Wayang Kulit Budaya Pererat Kerukunan

0
22
advertorial

wayang

Gus Ipul saat menghadiri pentas wayang kulit dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke 158. Photo : Dok

Surabayastyle – Wayang merupakan salah satu warisan sejarah seni dan budaya yang terus eksis hingga saat ini. Bahkan, keberadaan dapat dijadikan alat untuk merekatkan hubungan kerukunan antar masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat memberikan sambutan pada pagelaran Wayang Kulit dalam rangka HUT Kabupaten Sidoarjo ke 158 di Pendopo Delta Sidoarjo Jumat (17/2/2017) malam.

“Kita bisa lihat di sini semua pejabatnya berkumpul, seniman dan rakyatnya kumpul dari berbagai usia. Ini menandakan, wayang merupakan pertunjukan yang sangat efektif dalam menyampaikan nilai nilai budaya positif kepada masyarakat sekaligus cara efektif untuk meningkatkan kerukunan,” kata Gus Ipul.

Pepatah bijak mengatakan, bahwa dengan agama hidup menjadi terarah, dengan ilmu hidup menjadi mudah dan dengan seni budaya hidup menjadi indah. Oleh karena itu, seni budaya yang indah tersebut yakni wayang dan merupakan milik kesenian asli dari Indonesia dan harus dijaga keberadaanya.

Gus Ipul juga mengapresiasi Pemkab Sidoarjo yang selalu menyuguhkan pagelaran wayang kulit kepada masyarakat pada tiap hari jadinya. Ini menandakan kepedulian dari Sidoarjo yang terus menjaga kerukunan antar masyarakatnya sekaligus menjaga budaya asli Indonesia.

“Melalui pagelaran wayang kulit, diharapkan dapat lebih merekatkan kerukunan dan hubungan kepada masyarakat hingga generasi muda untuk lebih mencintai budaya bangsa”, tambah Gus Ipul.

Kali ini Ki Anom Suroto yang menjadi dalang wayang kulit mengambil cerita pewayangan yakni “Krisno Buto”. Cerita ini, sangat erat dan digambarkan dalam kehidupan sehari-hari. (NE)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here