GEPPECVET RI Peduli Nasib Pejuang Veteran Indonesia

0
15
advertorial

geppevect

Anggota GEPPECVET RI sedang menyimak kisah perjuangan Moekari bertempur melawan penjajah. Photo : Norman Edogawa

Surabayastyle – Jas Merah yang merupakan ungkapan jangan melupakan sejarah karena Indonesia adalah Negara besar. Tertanam dengan baik di pikiran sekelompok warga Surabaya dan sekitarnya yang tergabung dalam Gerakan Peduli Pejuang Kemerdekaan dan Cacat Veteran Republik Indonesia (GEPPECVET RI). Dengan mengunjungi rumah veteran yang terletak di Jalan Rajawali Surabaya  dan memberikan donasi kepada Moekari, Seorang pejuang kemerdekaan dengan pangkat terakhir Kapten Polisi.

GEPPECVET RI yang  anggotanya terdiri dari berbagai latar belakang, diantaranya make up artis, jurnalis, pengusaha bahkan polisi. Merasa mempunyai tanggung jawab moral kepada pejuang kemerdekaan. Karena tanpa pahlawan yang berjuang melawan penjajah agar Indonesia merdeka. Maka generasi sekarang mungkin tak bisa menikmati kemerdekaan seperti saat ini.

Untuk itulah Aiptu Pudji Harjanto dan kawan-kawanya berinisiatif membentuk gerakan peduli pejuang kemerdekaan, karena masih banyak veteran perang hidupnya sangat mengenaskan bahkan boleh dibilang tidak mendapatkan perhatian khusus dari Negara.  Langkah awalnya dengan mengajak anggota GEPPECVET RI mengunjungi Moekari (96 Tahun) yang menikmati hari tuanya dengan kaki Kiri palsu dan berjalan menggunakan alat bantu.

“Beberapa hari sebelumnya, pikiran dan hati saya tergerak, ingin datang kesini. Ternyata benar, disini ada sesepuh yang telah berjasa, berjuang tanpa pamrih mengorbankan jiwa raganya untuk kemerdekaan bangsa dan negara. Tidak seberapa bantuan ini, tetapi saya harap bisa menghibur dan membantu beliau,” ujar Pudji sambil memberikan tiga buah amplop berisi uang.

Sumbangan itu sebagian dari teman-temannya termasuk royalti hasil penjualan buku “TKP Bicara yang mengupas pengalamannya sebagai polisi bagian identifikasi jenazah yang disunting Noviyanto Aji dan Martudji, wartawan di Surabaya.

Menerima sumbangan itu, Moekari yang pensiun dari Polri dengan pangkat terakhir Kapten ‎itu terlihat terharu. Didampingi anaknya, Tari, dia mengatakan ribuan terimakasih. Dan mendoakan niat Pudji Harjanto dan kawan membantu veteran perang  berlangsung lancar tanpa hambatan.

“Saya tidak bisa bilang apa-apa, hanya ribuan terima kasih kepada anak-anak ku sekalian yang datang ke sini, sekali lagi terimakasih,” ucap Moekari menjabat erat tangan Pudji.

Pudji Harjanto juga berharap makin banyak masyarakat Surabaya peduli dengan veteran perang yang hidup di masa tuanya bukan gembira malah makin susah, dengan mengulurkan bantuan baik materi maupun moral.

Bagi yang ingin menyumbang bisa mendonasikan ke Donasi Veteran:

Bank BCA
No. Rek 0102305033

an. Rosa Trini Anomsari Widyawati atau Nurrul Sulistiyaningrum SPD

Untuk konfirmasi donasi Anda, silakan TELP/SMS ke kontak: Rosa Trini (082233544588), Tya (082225917753). (NE)

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here