Bu Nyai Nusantara Sepakat Tangkal Bibit Radikalisme Dalam Keluarga

0
23
advertorial

Walikota Surabaya senang dengan peran Bu Nyai Nusantara dalam menangkal bibit radikalisme dalam keluarga. Photo : Norman Edogawa

Beritahu – Pengurus Wilayah Robithoh Maahid Islamiyah Nahdatul Ulama (PW RMI) NU. Akan bekerjasama dengan pemerintah kota Surabaya, untuk menangkal bibit radikalisme dengan memaksimalkan peran Bu Nyai dalam memberikan edukasi toleransi ke pondok pesantrennya.

Gus Zaki Hadzik, Ketua PW-RMI (Robithoh Maahid Islamiyah) NU Jatim, mengatakan, jika acara Silaturahim Bu Nyai Nusantara tersebut bertujuan untuk meneguhkan peran dan eksistensi perempuan dalam merespon perkembangan sosial keagamaan di masyarakat. Dengan cara mengumpulkan para Bu Nyai yang selama ini terpendam dengan kesibukan mengurus Ponpes.

“Kami ingin Bu Nyai muncul membangun frame masyarakat toleran, tepo sliro sehingga ketika Bu Nyai muncul maka peran yang tidak tersentuh oleh Kyai maupun pemerintah bisa tergarap dengan apik dalam satu frame yang indah”, terang Gus Zaki. Sabtu (13/07/2019).

Gus Zaki juga menambahkan, silaturahmi nasional yang diselenggarakan di salah satu hotel bintang Lima kawasan Jalan Mayjen Sungkono Surabaya. Selain bertujuan mengingat peran Bu Nyai sebagai pengasuh pesantren yang memiliki kemandirian dalam ekonomi, juga memiliki pengaruh besar dalam menangkal bibit radikalisme tumbuh dalam keluarga.

“Kita ingin Bu Nyai memberi sebuah edukasi bahwa keluarga harus utuh membangun dijauhkan dari radikalisme”, imbuhnya.

Acara Silaturahim Nasional Bu Nyai Nusantara yang pertama kalinya digelar, diikuti sekitar 500 Bu Nyai dari 18 provinsi.”Selanjutnya kita akan melakukan diskusi kecil sambil membuka peluang masuk ke dalam masyarakat”, tutup Gus Zaki.

Walikota Tri Rismaharini mengatakan, sebagai tuan rumah,l Pemkot Surabaya telah melakukan berbagai kajian Islami untuk menangkal radikalisme dan pemahaman agama yang salah kaprah. Karena sasaran terorisme tidak lagi kaum pria, namun perempuan dan anak-anak.

“Saya kira ini bagus karena seluruh potensi harus kita kerahkan untuk menangkal radikalisme karena sudah menyerang anak-anak dan perempuan”, katanya.

Salah satu yang sudah dilakukan, lanjut Risma, adalah rutin melakukan kajian Islami di Masjid Balai Kota. Pihaknya menyambut baik jika Bu Nyai Nusantara bersatu maka akan membendung derasnya terorisme.

“Jika seluruh Nusantara bergerak tidak akan ada lagi ketakutan. Memang kita harus bergerak bersama untuk menyelamatkan generasi Bangsa”, tandas Risma yang mulai terlihat segar usai sakit beberapa waktu kemarin. (bi1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here