AHY Minta Hentikan Polarisasi Politik Yang Mengarah Disentegrasi Bangsa

0
26
advertorial

Beritahu – Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menghimbau agar elit politik segera menyatukan masyarakat Indonesia yang terpecah akibat polarisasi selama proses pemilu 2019. Karena jika tidak segera ditindak lanjuti maka akan mengarah ke disentegrasi bangsa.

“Saya menyoroti bahwa akhir – akhir ini, akibat pebedaan dan pandangan politik. Masyarakat kita seperti terbelah, ada semacam polarisasi yang semakin kental akhir – akhir ini. Dan itu semuanya tentunya tidak kita inginkan karena hanya merusak persatuan dan kebersamaan kita sebagai bangsa”, kata AHY setelah memberikan pidato kebangsaan dalam kampanye partai Demokrat di DBL Arena Surabaya. Sabtu (13/04/2019),

Putra mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut, menilai banyaknya peristiwa menjelang pencoblosan seperti surat suara yang tercoblos di Selangor Malaysia. Dapat memperpanjang polemik dan perseteruan dari tiap pendukung capres, apalagi menggunakan politik identitas yang berakibat pada pembunuhan karakter. Sehingga tindakan semacam itu harus segera dihentikan untuk kesehatan demokrasi Indonesia.

“Saya mengingatkan dengan tujuan yang baik, agar pemilu bisa kita jalankan dan laksanakan dengan sebaik – baiknya, aman , damai , adil, demokratis tanggal 17 April nanti. Tapi setelah itu kemudian kita lakukan rekonsialisi, jangan sampai diperpanjang polemik dan  perseteruan diantara kita. Apalagi yang selama ini telah terlibat dalam perseteruan yang saling membunuh karakter, apalagi menggunakan identitas sebagai narasi yang memisahkan kita. Itulah pesan kuat partai Demokrat”, jelas AHY.

Saat berpidato, AHY juga menjelaskan pemilu serentak yang menggabungkan pilpres dan pileg, kurang menguntungkan partai Demokrat, karena partai berlambang Mercy tersebut tidak mempunyai kader utama dalam kontestasi pilpres 2019.

“Pemilu yang menggabungkan legislatif dan presiden memang kurang menguntungkan, hanya parpol yang punya kader utama yang mendapatkan efek elektoral signifikan,” kata suami Annisa Pohan ini.

Namun dirinya tetap yakin dan optimis, partainya siap bertarung dan menang dalam pemilu 2019.“Siap bertarung untuk 2024?” tanya AHY kepada ribuan kader dan simpatisan Demokrat yang hadir. Mereka pun serempak menjawab, “Siaaapp.”

“Untuk itu, saya ingatkan untuk bertarung 2024, kita harus menang di 2019 dengan gemilang. Jangan golput”, tambah putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Walau kampanye terakhir partai Demokrat sempat diwarnai hujan deras, ribuan kader tetap hadir dalam acara ini, disamping juga dihadiri Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo, Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim Renville Antonio, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, dan Annisa Pohan. Juga beberapa pengurus dan caleg Partai Demokrat.  (bi1)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here